Kata siapa 'boros' hanya bagi mereka yang sudah berkeluarga, keperluan bulanan seperti bayar tagihan listrik, tagihan telepon, tagihan kartu kredit, beli asupan gizi bagi si baby, blablabla. Itu aja?
Bagaimana dengan si 'lajang'? ya Aku ini. Setara kok dengan pengeluaran mereka yang sudah berkeluarga, coba kita review:
- Beli kemeja baru sebagai pelengkap penampilan (gak lucu kan semisal datang ke sebuah acara kantor terutama menggunakan kemeja yang pernah dilihat rekan kantor pada acara-acara sebelumnya, terkecuali bagi mereka yang siap keesokan harinya menjadi bahan gosip satu kantor, hufh!)
- Beli sepatu baru (warna sepatu pun harus sesuai dengan kemeja yang baru kita beli, hehe)
- Kebutuhan untuk perawatan tubuh dan wajah (ini metropolitan Bos, gw juga kerja di kantor bukan di gudang), contoh saja jeli rambut, foam pembersih wajah, perfume, body lotion (ini penting agar kulit yang selalu berada di ruang ber-AC tetap sehat). Belum lagi biaya ke salon walau cuma buat potong rambut tiap bulannya, dan 'variable' lain sebagai penunjang itu semua.
- Biaya makan sehari-hari (walaupun sudah niat bawa 'bekel' dari rumah untuk makan siang, tetep aja tergoda buat nyobain makanan di luaran, terlebih jika rekan kantor ngajak makan bareng, mau ga mau partisipasi daripada ga ditemenin, hehe.
- Nah, ini sebenarnya termasuk pengeluaran yang banyak 'mengeluarkan'. Bosan dengan rutinitas kerja setiap hari, butuh refreshing, cuci mata. Hang-out sama teman, setiap minggu dijadwalkan untuk 'nonton', hura-hura dalam arti sebenarnya dan tanpa kita sadari akan kembali ke point pertama. hehehe..
Paragraf di atas memang bukan mewakili kesemua 'lajang' di muka bumi ini, sekedar mengarahkan emosi saat pailit tetapi tidak ada jalan keluar sama sekali.



