November 17, 2010

Lost (Gilt of 'Lost' song)

Selingan:

Tuhan, Kau benar-benar membuat aku ingin sekali menjadi seorang penyanyi profesional, tampaknya aku bisa menyuguhkan 'pertunjukan' yang sangat bagus walau sekedar panggung pernikahan. Aku bersyukur.

-----------

Setiap manusia diberi kadar perasaan yang berbeda, dan tidak bisa dipungkiri fluktuatif  memang, hari ini aku bisa cinta sekali dengan kamu. Perasaan manusia bisa kita mainkan, benar kah?

Coba kamu utarakan apa yang ingin kamu katakan saat ini. "Aku benci sekali sama kamu". Aku akan menjadi pemurung, pemalas dan aku bisa memainkan perasaan kamu, aku akan katakan "Terlebih aku benci sama kamu". Apakah kamu menjadi pemurung bahkan pemalas? "Tidak, Aku akan meninggalkan kamu".

Dengan mudah perasaan dibuat, "I'm always there with you"

Dengan mudah perasaan diciptakan, "Kita putus!"

Aku masih bersandar di kursi kayu ini, masih tetap menunggu sembari sesekali memperhatikan jam di layar handphone. Terlalu cepat berubah, detik ke menit. Aku percaya kita masih bisa bertemu, walau batinku mulai berbicara yang bukan-bukan. Sekiranya apa yang pertama kamu ucapkan saat kita bertemu nanti, di tempat ini. "Aku rindu sekali sama kamu", "Kamu apa kabar?".

Aku masih disini, berharap boneka beruang besar ini bisa menjadi kado terindah. Saat kamu bilang "Maaf, aku tidak bisa datang kali ini, dan untuk seterusnya, terima kasih sudah memberikan perhatian yang besar selama ini", aku masih menunggu dan akan tetap menunggu.

"Summer turned to winter and the snow it turned to rain and the rain turned into tears upon your face".
----------

1 comments:

Kiky said...
This comment has been removed by the author.

Post a Comment